Selasa, 18 September 2012

KERUSAKAN LINGKUNGAN


                                       

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdullilahhi robil alamin wabihi nas tainu wa’ala umurid’dunya wadin waala alihi wasahbihi azmain. Amaba’du
Kepada yang Yth. Drs.Ahsan Sutari.MPd
yang terhomat Ibu Nur azizah selaku ustadzah fi hadzal majlis
serta teman-temanku XII IPA 3   yang saya banggakan.
Puji dan syukur marilah Kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas izinnya kita semua dapat berkumpul di ruangan kelas ini yang insya Allah dalam keadaan sehat wal afiat.
Pada kesempatan ini Saya akan menyampaikan pidato yang bertemakan kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh manusia.
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup. Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang sempurna Dari mahluk hidup lainnya. Namun sayang, seringkali apa yang dilakukan oleh manusia tidak diimbangi dengan pemikiran akan masa depan kehidupan generasi berikutnya. Banyak kemajuan yang diraih oleh manusia membawa dampak buruk terhadap kelangsungan lingkungan hidup, misalnya seperti pencemaran lingkungan limbah pabrik, polusi udara, banjir, serta penebangan hutan.
Bencana bisa terjadi dimana-mana di suatu lokasi atau daerah tertentu, bahkan di belahan bumi tertentu. Demikian halnya dengan kerusakan yang dilakukan oleh perseorangan, kelompok, daerah tertentu bahkan negara tertentu. Allah swt telah menjadikan bumi ini untuk manusia sebagaimana firman-Nya, ”Dialah Allah yang menjadikan untukmu segala yang ada di bumi…”(Q.S.Al-Baqarah:29)
هوالذي خلق لكم ما فى الارض جميعا ثم الستوى الى السمآء فسوهن سبع سموت ۗ وهو بكل شيئ عليم۝
"Dialah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kalian kemudian Dia berkehandak (menciptakan) langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu."

Senin, 10 September 2012

Pentingnya Bershalawat Kepada Baginda Rasul Muhammad SAW.



     Membaca shalawat merupakan ungkapan kecintaan seseorang kepada kanjeng Nabi Muhammad. Kegiatan ini di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan, banyak dilakukan dalam bentuk ritual keagamaan. Sementara di wilayah perkotaan negeri ini, shalawat banyak dijadikan lirik dalam tembang religius, sebagaimana tampak marak akhir-akhir ini. Dan setiap tahun, masyarakat Muslim Indonesia merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad dengan menyenandungkan shalawat bersama-sama. Itu semua merupakan ekspresi kecintaan umat Muslim terhadap Sang Nabi Terakhir.